jenis jenis AI

Begitu cepatnya teknologi yang merayap ke dalam kehidupan sehari-hari membuat saya sadar bahwa teknologi saat ini tidak hanya sekedar alat bantu praktis. Teknologi saat ini telah menjelma menjadi suatu manifestasi nyata yang secara tidak langsung ikut mengubah cara kita hidup. Ya, AI telah menjadi suatu ekosistem yang mampu membentuk cara berpikir dan bahkan mampu merespon emosi seseorang. Namun, tahukah kamu bahwa tidak semua AI diciptakan serupa? Mari kita bahas sedikit demi sedikit tentang jenis-jenis Artificial Intelligence​ (AI)!

Apa itu Artificial Intelligence? 

AI (Artificial Intelligence) atau kecerdasan buatan merupakan simulasi kecerdasan manusia yang dimodelkan dalam mesin. Teknologi ini membuat mesin mampu belajar, berpikir, dan mengambil keputusan seperti manusia. 

Meski semua teknologi yang mampu belajar, berpikir, dan mengambil keputusan disebut sebagai teknologi cerdas, namun perlu dipahami bahwa tidak semuanya sama. Setiap teknologi kecerdasan dibuat dan dirancang menggunakan arsitektur, fungsi, dan tingkat kompleksitas data yang berbeda. Beberapa jenis ada yang hanya fokus untuk mengenali pola bahasa, sedangkan ada yang dioptimalkan untuk analisis riset atau logika matematika. 

Perbedaan Teknologi Menggunakan AI dan Teknologi Tanpa AI

Perkembangan teknologi AI tentu saja cukup membuat banyak orang tercengang. Hanya dalam waktu beberapa tahun saja, sesuatu yang awalnya mustahil menjadi sesuatu yang biasa. Sebelum mengenal lebih jauh tentang jenis-jenis AI, dibawah ini sedikit perbandingan teknologi tanpa AI dengan teknologi yang menggunakan AI: 

 

Aspek Teknologi dengan AI Teknologi Tanpa AI
Cara Kerja Berdasarkan data dan pelatihan model Berdasarkan logika statis dan baris kode perintah yang kaku
Kemampuan Belajar Belajar dari data baru dan mampu meningkatkan akurasinya seiring dengan waktu Tidak bisa belajar sendiri, kode harus diubah manual untuk update
Pengolahan Data Mampu memproses data yang tidak terstruktur Lebih optimal pada data dengan perhitungan yang pasti dan terstruktur
Contoh penggunaan Asisten virtual, pengenalan wajah, rekomendasi lagu lampu lalu lintas, kalkulator, rumus standar dalam Excel

 

Inilah Jenis-Jenis Artificial Intelligence​

Seperti yang disebutkan diatas, kecerdasan buatan dibagi dalam beberapa jenis atau kategori berdasarkan kemampuan dan fungsi kerjanya. Memahami dan mengetahui jenis-jenis artificial intelligence penting untuk memahami sejauh mana teknologi mampu meniru cara berpikir manusia. 

1. Narrow AI

Jenis kecerdasan buatan ini dirancang secara khusus untuk melakukan satu tugas tertentu dalam batasan yang telah ditentukan sebelumnya. Misalnya hanya untuk menganalisis gambar, mengenali suara, atau memberikan rekomendasi produk. 

2. Artificial General Intelligence (AGI)

Berbeda dari Narrow AI, AGI memiliki kemampuan kognitif seperti otak manusia yang membuatnya bisa belajar sendiri dan mampu menyelesaikan tugasnya secara mandiri. Saat ini sistem AGI belum sepenuhnya ada, namun tidak menutup kemungkinan bahwa dalam beberapa tahun kedepan AGI akan terwujud. 

3. Artificial Superintelligence

Sistem kecerdasan buatan ini memiliki cakupan intelektual yang mampu melampaui kecerdasan manusia. ASI (Artificial Superintelligence) memiliki keterampilan kognitif yang canggih dan keterampilan berpikir yang maju, bahkan lebih maju dari manusia sebagai penciptanya. 

Perlu diketahui, ASI masih merupakan kondisi hipotesis di masa depan. Saat ini tingkat teknologi AI masih lemah yang disebut dengan Artificial Narrow Intelligence. 

4. Reactive Machine AI

Ini adalah mesin reaktif tanpa memori yang dirancang secara khusus untuk melakukan tugas yang sangat spesifik. Namun karena tidak ada memori, maka mesin ini tidak bisa belajar dari masa lalu, dan hanya bekerja saat data tersedia.  

5. Limited Memory AI

Jenis Artificial Intelligence ini mampu menyimpan data masa lalu dan memiliki pengalaman jangka pendek yang bisa dimanfaatkan untuk membuat keputusan. Sistem ini mampu meningkatkan keputusan seiring waktu tanpa harus menyimpan data dalam waktu yang lama. 

Contoh penggunaannya bisa dilihat pada aplikasi asisten virtual yang mampu mengenali pola kebiasaan pengguna, atau chatbot layanan pelanggan yang menggunakan riwayat sebagai cara untuk berinteraksi. 

6. Theory of Mind AI

Ini adalah jenis kecerdasan buatan yang memiliki kemampuan kognitif untuk memahami bahwa manusia memiliki pikiran, niat, emosi, sudut pandang, dan keyakinan yang berbeda dari mereka sendiri. 

Teknologi ini saat ini masih dalam ranah penelitian, namun kedepannya akan diterapkan pada guru virtual yang adaptif, robot perawat, atau rekan kerja digital. 

7. Self Aware-AI

Jenis kecerdasan buatan ini masih dalam ranah penelitian, meski begitu disebutkan bahwa Self Aware AI akan menjadi tingkat AI yang paling maju. Kecerdasan buatan ini nantinya akan diprogram untuk tidak hanya memahami data atau emosi, melainkan juga memiliki kesadaran penuh atas keberadaan dirinya, pikiran, serta emosinya sebagai entitas yang mandiri. 

8. Machine Learning

Ini adalah bagian dari AI yang memungkinkan komputer untuk mampu mengenali pola, mempelajari data, dan membuat keputusan tanpa diprogram manual oleh manusia untuk setiap tugasnya. Teknologi ini kini telah banyak dikembangkan untuk fitur seperti rekomendasi video, atau mobil tanpa pengemudi.

9. Deep Learning

Deep learning bertindak dengan meniru cara kerja otak manusia, yaitu menggunakan jaringan saraf tiruan dengan banyak lapisan untuk memproses data dan mengenali pola. Contoh penerapannya saat ini banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, diantaranya adalah pola pengenalan wajah dan asisten virtual.

10. Natural Language Processing (NLP)

Jenis AI ini membantu komputer untuk memahami, menganalisis, serta merespon bahasa baik dalam bentuk teks maupun suara. Contoh penerapannya bisa ditemukan pada teknologi penerjemah, asisten suara, dan chatbot. 

11. Robotik

Robotik merupakan penggabungan sistem dari robot sebagai tubuh mekanis, dan AI untuk memproses data, mempelajari lingkungan, serta membuat keputusan secara mandiri agar robot bisa bergerak dan beradaptasi dengan cepat dan cerdas.

12. Computer Vision

Kecerdasan buatan ini melatih mesin atau komputer untuk melihat, memproses, dan memahami isi data visual. Saat ini computer vision telah diterapkan untuk teknologi face recognition, dan berbagai teknologi lainnya. 

13. Expert Systems

Expert systems meniru kemampuan berpikir, pengetahuan, serta cara pengambilan keputusan dari seseorang yang ahli dalam bidang tertentu. Sistem ini dirancang untuk membantu orang-orang yang awam dalam menyelesaikan masalah yang rumit. 

Apakah AI Dapat Menggantikan Pekerjaan Manusia Sepenuhnya? 

Sampai saat ini AI berfungsi sebagai alat bantu untuk efisiensi sehingga tidak mampu menggantikan pekerjaan manusia sepenuhnya. AI memang terbukti handal dalam mengotomatisasi tugas rutin dan analitis, namun AI tidak memiliki penilaian moral, empati, dan kreativitas murni. Meski begitu, pekerja yang menguasai AI sudah dipastikan akan menggantikan mereka yang tidak mampu menguasainya.  

Ingin Kuliah Mahir di Dunia AI? Yuk Kuliah di Jurusan Informatika SATU University

Jika kamu ingin menjadi seorang pengendali teknologi AI masa depan, alih-alih sekadar menjadi pengguna, ambillah langkah cerdas dengan kuliah di Jurusan Informatika SATU University. Dengan kuliah di Jurusan Informatika, kamu akan mendapatkan pondasi keilmuan yang tepat untuk menjadi seorang profesional di bidang AI. Selain itu kamu juga akan dibekali dengan pengalaman praktis yang mampu meningkatkan kemampuanmu di dunia kerja. 

Tunggu apa lagi? Segera daftar kuliah Jurusan Informatika di SATU University untuk menjadi inovator handal di era transformasi digital.