Inilah Software yang Banyak digunakan Oleh Desain Grafis
Desainer grafis diharuskan mampu menerjemahkan ide dan konsep yang rumit menjadi bentuk komunikasi visual yang menarik dan mudah dipahami. Disinilah peran penting software desain grafis. Selain berperan menjadi senjata bagi mereka dalam menciptakan karya visual yang memukau, software desain grafis juga berfungsi sebagai alat untuk menyederhanakan informasi yang kompleks, serta membuka peluang karier bagi para profesional kreatif.
Ringkasan:
- Software desain grafis membantu desainer mengubah ide menjadi komunikasi visual yang menarik, dengan berbagai pilihan tools untuk kebutuhan desain raster, vektor, UI/UX, ilustrasi, hingga publishing.
- Beberapa software yang paling populer adalah Adobe Photoshop, CorelDRAW, Adobe Illustrator, Adobe InDesign, Canva, dan GIMP, masing-masing memiliki keunggulan dan fungsi yang berbeda sesuai kebutuhan pengguna.
- Menguasai software desain menjadi bekal penting untuk berkarier di industri kreatif, dan dapat dipelajari secara lebih mendalam melalui Jurusan DKV di SATU University.
Software Desain Grafis yang Banyak digunakan Oleh Desainer Grafis
Saat ini ada banyak software desain grafis yang tersedia. Setiap software dirancang untuk kebutuhan dan tingkat keahlian yang berbeda. Ada yang ditujukan untuk pemula, adapula yang dikhususkan untuk para profesional.
1. Adobe Photoshop
Meskipun dirilis sejak tahun 1988, Adobe Photoshop hingga kini tetap populer di kalangan desainer grafis dan fotografer. Adobe Photoshop menjadi standar untuk software pengeditan gambar berbasis raster.
Keunggulannya sangat banyak meliputi kontrol manipulasi foto, sistem layering yang fleksibel, hingga integrasi tak terbatas dengan Adobe Creative Cloud. Kelebihan lain yang sangat menonjol dari software desain grafis ini adalah kemudahan dan kepraktisannya. Oleh sebab itu software ini cocok untuk semua level.
2. Corel Draw
Berbeda dari Adobe Photoshop, CorelDraw merupakan software desain grafis berbasis vector. Software ini menjadi andalan bagi desainer pemula dan profesional untuk menciptakan berbagai desain grafis seperti logo, ilustrasi, dan tata letak cetak. Kelebihan utamanya terletak pada banyaknya fitur dan alat, kualitas gambar yang tidak pecah saat diperbesar, mudah digunakan, serta tersedia dalam berbagai pilihan format file ekspor dan impor dalam resolusi tinggi.
Saat ini CorelDraw menjadi salah satu software desain yang paling banyak digunakan. Tidak hanya untuk kebutuhan pribadi, bahkan banyak perusahaan besar yang bergerak dalam industri desain dan percetakan juga menggunakan CorelDraw untuk memproduksi berbagai desain dan gambar.
3. Adobe InDesign
Adobe InDesign merupakan software desain grafis yang ditujukan untuk membuat tata letak yang menarik secara visual. Biasanya InDesign digunakan untuk keperluan publishing termasuk pembuatan majalah, brosur, surat kabar, eBook, serta PDF interaktif. InDesign menawarkan berbagai alat tools yang memungkinkan pengguna untuk membuat, memformat, serta memanipulasi teks dan grafik untuk menghasilkan suatu desain.
4. Adobe Illustrator
Adobe Illustrator adalah program editing gambar berbasis vektor. Keunggulan utamanya adalah hasil gambar yang berkualitas dan tidak pecah, terintegrasi dengan produk Adobe lainnya, cocok digunakan untuk membuat ilustrasi dan kartun, serta memiliki beberapa fitur yang mempermudah pekerjaan seperti SVG dan layering. Dari awal kemunculannya, Adobe Illustrator terus dikembangkan dengan versi terbaiknya. Dan saat ini muncul versi terbarunya yang lebih cepat, lebih intuitif, dan telah menggunakan AI generasi ke 16.
5. Inkscape
Inkscape merupakan software editing gambar berbasis vector yang gratis dan termasuk open source. Keunggulan utamanya terletak pada lisensinya yang 100% gratis, penggunaan yang fleksibel (bisa digunakan di berbagai sistem operasi), menggunakan format standar web SVG, serta mampu menyimpan dalam berbagai jenis berkas (EPS, PDF, hingga PNG). Meski memiliki banyak kelebihan, Inkscape juga memiliki beberapa kekurangan seperti masalah stabilitas, keterbatasan dukungan terhadap format file berkepemilikan, dan kesulitan memisahkan warna untuk cetak.
6. Sketch
Sketch merupakan software editing grafis berbasis vektor yang khusus merancang UI dan UX. Keunggulan utamanya adalah kinerjanya yang ringan dan cepat dibandingkan pesaingnya, konsisten melalui komponen dan styles, memiliki komunitas dan sumber daya yang melimpah, serta memiliki model berlangganan yang terjangkau untuk tim.
7. Affinity Designer
Ini adalah software desain grafis yang menggabungkan alat pengeditan raster dan vector. Keunggulan utamanya terletak pada:
- sistem lisensinya yang sekali bayar
- performanya cepat karena dirancang ringan dan responsif
- kemampuan kompatibilitas lintas platform yang luas (mampu mengimpor dan mengekspor file dengan format standar industri)
- mampu memadukan vektor dan raster dalam satu jendela aplikasi yang sama
- tersedia di iPad.
8. Xara Designer Pro X
Perangkat lunak ini mampu menggabungkan ilustrasi vektor, tata letak halaman (majalah dan brosur), pengeditan foto, hingga pembuatan situs web dalam satu antarmuka. Xara Designer Pro X juga dilengkapi dengan katalog online yang didalamnya terdapat jutaan elemen desain dan foto, serta ratusan template yang mempercepat pengerjaan proyek.
9. GIMP
GNU Image Manipulation Program (GIMP) merupakan alternatif untuk Adobe Photoshop tanpa biaya langganan atau sepenuhnya gratis. Keunggulan lainnya dari GIMP antara lain:
- mendapat dukungan format lengkap sehingga mampu membuka dan mengedit di berbagai format file termasuk PSD
- mampu berjalan di berbagai sistem operasi
- ringan dan efisien sehingga bisa berjalan pada komputer yang berspesifikasi rendah
- memiliki kustomisasi tinggi yang mendukung ribuah add on, plugin dan berbagai skrip gratis
10. Gravit Designer
Perangkat lunak desain grafis berbasis vector ini memiliki dua versi yaitu gratis dan berbayar. Gravit Designer biasanya digunakan untuk membuat animasi, ilustrasi, ikon, dan mockup.
11. Canva
Canva merupakan platform yang memudahkan siapa pun untuk membuat konten visual tanpa memerlukan keahlian desain profesional. Canva hadir dengan ribuan template siap pakai, jutaan elemen desain, serta berbagai tools yang berbasis AI. Canva tersedia dalam versi gratis dan berbayar yang keduanya bisa diakses menggunakan browser di desktop atau diunduh sebagai aplikasi di seluler.
12. Vectr
Ini merupakan aplikasi editing grafis yang berbasis vektor. Saat ini aplikasi Vectr sangat populer baik untuk pemula maupun profesional untuk membuat ilustrasi, merancang logo, atau membuat ikon. Vectr bisa diakses langsung melalui browser di desktop atau diunduh sebagai aplikasi. Aplikasi ini juga mendukung kolaborasi yang memungkinkan pengguna untuk membagikan proyek dan bekerjasama dengan tim secara real time.
Mau Menguasai Skill di Desain? Yuk Kuliah Jurusan DKV di SATU University!
SATU University membuka jurusan DKV di kampus Bandung. Disini mahasiswa akan belajar memadukan seni visual dengan teknologi untuk menjadi seorang desainer grafis profesional, konten kreator, atau seorang animator yang handal. Dengan sistem perkuliahan hybrid learning yang fleksibel, kurikulum berbasis industri dan kewirausahaan, serta program magang selama setahun penuh, SATU university akan meluluskan talenta unggul yang siap bersaing di industri kreatif.
Yuk daftar kuliah di Jurusan DKV SATU University!
Comments :