{"id":531,"date":"2026-01-22T09:52:02","date_gmt":"2026-01-22T09:52:02","guid":{"rendered":"https:\/\/satu.ac.id\/bandung\/psikologi\/?p=531"},"modified":"2026-01-23T00:42:25","modified_gmt":"2026-01-23T00:42:25","slug":"langkahku-menjaga-tubuh-dan-merawat-masa-depan-mereka-melalui-psikoedukasi-sedini-mungkin","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/satu.ac.id\/bandung\/psikologi\/2026\/01\/22\/langkahku-menjaga-tubuh-dan-merawat-masa-depan-mereka-melalui-psikoedukasi-sedini-mungkin\/","title":{"rendered":"Langkahku Menjaga Tubuh dan Merawat Masa Depan\u00a0Mereka\u00a0melalui\u00a0Psikoedukasi\u00a0Sedini Mungkin\u00a0"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><span data-contrast=\"auto\">Pagi itu, 16 Januari 2025. Udara terasa lembap saat langkah kaki ini bersisian dengan Bu Yulita, dosen di kampusku sekaligus psikolog anak. Hari itu, peran yang diemban bukan lagi mahasiswa di dalam kelas, melainkan fasilitator\u00a0psikoedukasi<\/span><i><span data-contrast=\"auto\">\u00a0sex\u00a0education<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">\u00a0untuk siswa SD kelas 1-3.<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559740&quot;:360}\">\u00a0<\/span><span data-contrast=\"auto\">Meski tugas utama hanya membawakan<\/span><i><span data-contrast=\"auto\">\u00a0ice\u00a0breaking<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">\u00a0dan nyanyian sederhana, telapak tanganku terasa dingin dan sedikit lembap. Jemari berkali-kali meremas satu sama lain, mencoba mengusir rasa gugup yang membuat perut sedikit mulas. Pikiranku mulai\u00a0kemana\u00a0mana, takut gerakannya kaku, takut salah bicara, atau lebih buruk lagi, mempermalukan nama almamater di depan sekolah.\u00a0<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559740&quot;:360}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span data-contrast=\"auto\">Ketegangan baru sedikit mencair saat tiba di aula. Dari ambang pintu, Anak-anak kecil itu masuk satu per satu dengan senyum yang merekah. Beberapa menyapa dengan senyum lebar, sementara yang lain melambaikan tangan dengan malu-malu. Sangat lucu. Melihat binar mata tanpa beban itu, rasa takut perlahan berganti menjadi antusias.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-532 alignleft\" src=\"https:\/\/satu.ac.id\/bandung\/psikologi\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/01\/Capture.jpg\" alt=\"\" width=\"244\" height=\"216\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span data-contrast=\"auto\">Acara dimulai. Bu Yulita membuka sesi, seperti seorang kakak perempuan yang sedang mendongeng,\u00a0&#8220;Apa sih bedanya laki-laki dan perempuan?&#8221; tanya beliau.\u00a0<\/span><span data-contrast=\"auto\">Seketika, aula riuh. Jawaban-jawaban jujur dan polos berebutan keluar dari mulut-mulut mungil itu. Ada yang menjawab soal rambut, ada yang soal pakaian. Dari titik itu, Bu Yulita mulai materi yang sangat krusial yaitu area\u00a0prbadi. Penjelasan beliau mengalir, memilih kata-kata sederhana untuk menjelaskan bahwa ada bagian tubuh yang &#8220;eksklusif&#8221; di balik pakaian dalam yang tidak boleh disentuh atau dilihat siapa pun. Beliau juga memperagakan cara berteriak &#8220;TIDAK!&#8221; dan lari sekuat tenaga jika ada ancaman.<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559740&quot;:360}\">\u00a0<\/span><span data-contrast=\"auto\">Saat giliranku tiba, langkah kaki maju ke depan aula. Tarikan napas panjang diambil untuk menenangkan detak jantung yang masih berpacu. Lagu tentang sentuhan boleh dan tidak boleh pun mulai dinyanyikan. &#8220;Sentuhan boleh&#8230; sentuhan boleh&#8230;&#8221; sambil memperagakan gerakan tangan menyentuh kepala dan kaki.\u00a0<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559740&quot;:360}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-535 alignright\" src=\"https:\/\/satu.ac.id\/bandung\/psikologi\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/01\/Capture2.jpg\" alt=\"\" width=\"295\" height=\"145\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span data-contrast=\"auto\">Melihat puluhan anak berdiri dan mengikuti gerakan secara serempak, tangan-tangan kecil yang bergerak ke atas dan ke bawah mengikuti irama, rasa senang menjalar ke seluruh tubuh. Mereka ikut bernyanyi dan bergerak aktif, di saat yang sama, sebuah pemahaman baru sedang ditanamkan ke kepala mereka. <\/span><span data-contrast=\"auto\">Sesi tanya jawab menjadi momen paling berkesan sekaligus menantang. Keluguan mereka membuat pertanyaan yang muncul\u00a0seringkali\u00a0melompat jauh dari materi. Seorang anak perempuan tiba-tiba bertanya dengan wajah serius\u00a0kepadaku,&#8221;Kak, katanya\u00a0laki\u00a0laki\u00a0nggak\u00a0boleh\u00a0make-up, kok abang aku pakai\u00a0make-up?&#8221;<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559740&quot;:360}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span data-contrast=\"auto\">Aku sempat tertegun. Otakku berputar cepat mencari kata yang tepat. Butuh waktu hampir sepuluh menit bagiku untuk menjelaskan dengan bahasa yang sangat sederhana, mencoba membedakan konteks tanpa membingungkan logika mereka yang masih sangat konkret. Benar kata teori perkembangan,\u00a0berbicara dengan\u00a0anak seusia ini tidak bisa pakai bahasa langit. Harus jelas, nyata, dan\u00a0terbayang di pikiran mereka.\u00a0<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559740&quot;:360}\"> \u00a0<\/span><span data-contrast=\"auto\">Saat perjalanan pulang, hatiku dipenuhi rasa hangat yang sulit dijelaskan. Tapi, perasaan itu hanya bertahan sejenak sebelum berubah menjadi kekhawatiran. Aku memandangi foto\u00a0&#8211;\u00a0foto mereka saat sesi tadi,\u00a0\u201cBagaimana jika mereka mengalami pelecehan dan mereka tidak sadar bahwa itu adalah kejahatan?\u201d, \u201cApakah mereka akan benar-benar berani lari seperti yang diajarkan Bu Yulita?\u201d<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559740&quot;:360}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span data-contrast=\"auto\">Pikiranku mendadak gelisah. Apalagi aku tahu data\u00a0Kemenpppa\u00a02025 menempatkan Jawa Barat di peringkat pertama kasus pelecehan. Rasanya miris mengingat\u00a0<\/span><i><span data-contrast=\"auto\">sex\u00a0education<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">\u00a0masih sering dianggap tabu oleh orang tua, dan hanya diajarkan di sekolah saat sudah masuk masa pubertas, yang sebenarnya sudah sangat terlambat. Aku tidak sanggup membayangkan senyum manis anak-anak tadi berubah menjadi trauma yang menghancurkan masa depan mereka\u00a0begitu saja.\u00a0<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559740&quot;:360}\">\u00a0<\/span><span data-contrast=\"auto\">Beberapa bulan berlalu, aku menjadi bagian\u00a0Himpunan Psikologi.\u00a0Saat rapat pembentukan program kerja Himpunan, aku memberanikan diri mengajukan topik\u00a0<\/span><i><span data-contrast=\"auto\">sex\u00a0educatio<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">n. Aku tidak datang dengan deretan data, melainkan berbagi cerita tentang pengalaman dan perasaanku\u00a0s<\/span>aat mendampingi Bu Yulita waktu itu. Mereka tertarik. Kemudian salah satu dari kami melakukan riset data pendukungnya, dan hasilnya memang menunjukkan urgensi yang tinggi. Kami pun sepakat. Saat dipresentasikan di depan pembina, proker ini pun langsung mendapatkan persetujuan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-536 aligncenter\" src=\"https:\/\/satu.ac.id\/bandung\/psikologi\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/01\/Capture3.jpg\" alt=\"\" width=\"253\" height=\"178\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span data-contrast=\"auto\">Materi kami susun dengan teliti, memastikan setiap kata sesuai dengan tahap perkembangan siswa kelas 3-4 SD. Sekolah pertama kami adalah SD Kalam Kudus.\u00a028 November 2025, kali ini\u00a0aku yang berdiri di depan sebagai pembicara, sementara adik tingkatku menjadi fasilitator.<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559740&quot;:360}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span data-contrast=\"auto\">Sepanjang menjelaskan, kakiku sempat sedikit gemetar, sesinya hampir sama seperti sesi Bu Yulita tapi sekarang aku banyak menyelinginya dengan interaksi. Jawaban-jawaban mereka yang cerdas membuat rasa banggaku naik satu tingkat. Harapanku juga meningkat, semoga pengetahuan ini menjadi perisai bagi mereka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-537\" src=\"https:\/\/satu.ac.id\/bandung\/psikologi\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/01\/Capture4.jpg\" alt=\"\" width=\"252\" height=\"221\" \/> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-538\" src=\"https:\/\/satu.ac.id\/bandung\/psikologi\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/01\/Capture5.jpg\" alt=\"\" width=\"273\" height=\"220\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span data-contrast=\"auto\">Bukan hanya kepada siswa aku menaruh bangga, tapi juga kepada teman temanku, setelah sesi aku menanyakan bagaimana kesan mereka, dan jawaban mereka persis seperti perasaanku waktu itu, seru.\u00a0<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559740&quot;:360}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span data-contrast=\"auto\">Pulang dari sekolah tak ada hentinya kami membicarakan bagaimana pengalaman kami di sana, bagaimana anak laki\u00a0laki\u00a0lebih semangat, bagaimana anak perempuan lebih banyak pertanyaan, dan bagaimana cara kami menjawab.\u00a0<\/span> <span data-contrast=\"auto\">Ada satu hal\u00a0lain\u00a0yang aku sadari,\u00a0ternyata bukan\u00a0hanya\u00a0para siswa yang terbantu, tapi aku sebagai mahasiswa Psikologi justru mendapatkan jauh lebih banyak. Aku belajar memahami dunia dari kacamata mereka, hal yang membuatku merasa jauh lebih luwes saat harus berinteraksi dengan anak-anak setelah ini.<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559740&quot;:360}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span data-contrast=\"auto\">Lebih dari sekadar pengalaman lapangan, momen ini membuatku belajar\u00a0lebih menghargai\u00a0diriku sendiri. Ada rasa bangga\u00a0yang\u00a0indah\u00a0saat menyadari bahwa kehadiranku ternyata membawa arti nyata bagi mereka, sekaligus menjadi kontribusi tulus bagi\u00a0Hima.\u00a0<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559740&quot;:360}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Dokumentasi kegiatan:<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-539\" src=\"https:\/\/satu.ac.id\/bandung\/psikologi\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/01\/Capture7.jpg\" alt=\"\" width=\"280\" height=\"202\" \/> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-540\" src=\"https:\/\/satu.ac.id\/bandung\/psikologi\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/01\/Capture6.jpg\" alt=\"\" width=\"251\" height=\"203\" \/> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-541\" src=\"https:\/\/satu.ac.id\/bandung\/psikologi\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/01\/Capture9.jpg\" alt=\"\" width=\"245\" height=\"203\" \/> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-542\" src=\"https:\/\/satu.ac.id\/bandung\/psikologi\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/01\/Capture10.jpg\" alt=\"\" width=\"261\" height=\"204\" \/><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pagi itu, 16 Januari 2025. Udara terasa lembap saat langkah kaki ini bersisian dengan Bu Yulita, dosen di kampusku sekaligus psikolog anak. Hari itu, peran yang diemban bukan lagi mahasiswa di dalam kelas, melainkan fasilitator\u00a0psikoedukasi\u00a0sex\u00a0education\u00a0untuk siswa SD kelas 1-3.\u00a0Meski tugas utama hanya membawakan\u00a0ice\u00a0breaking\u00a0dan nyanyian sederhana, telapak tanganku terasa dingin dan sedikit lembap. Jemari berkali-kali meremas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":544,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-531","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/satu.ac.id\/bandung\/psikologi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/531","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/satu.ac.id\/bandung\/psikologi\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/satu.ac.id\/bandung\/psikologi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/satu.ac.id\/bandung\/psikologi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/satu.ac.id\/bandung\/psikologi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=531"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/satu.ac.id\/bandung\/psikologi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/531\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":543,"href":"https:\/\/satu.ac.id\/bandung\/psikologi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/531\/revisions\/543"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/satu.ac.id\/bandung\/psikologi\/wp-json\/wp\/v2\/media\/544"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/satu.ac.id\/bandung\/psikologi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=531"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/satu.ac.id\/bandung\/psikologi\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=531"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/satu.ac.id\/bandung\/psikologi\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=531"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}