{"id":5,"date":"2024-07-29T05:08:57","date_gmt":"2024-07-29T05:08:57","guid":{"rendered":"https:\/\/satu.ac.id\/bandung\/dkv\/?p=5"},"modified":"2025-06-02T01:57:57","modified_gmt":"2025-06-02T01:57:57","slug":"tamatnya-menggambar-di-dkv","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/satu.ac.id\/bandung\/dkv\/2024\/07\/29\/tamatnya-menggambar-di-dkv\/","title":{"rendered":"Tamatnya menggambar di DKV ?"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-410 aligncenter\" src=\"https:\/\/satu.ac.id\/bandung\/dkv\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2024\/07\/SU-DKV-Articles-01.png\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"700\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt\">Dalam beberapa waktu terakhir ini, kehadiran dan perkembangan pesat teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam bidang generator gambar telah meramaikan dunia seni visual. AI seperti Midjourney, Leonardo AI, Dell-e, maupun Sora mampu menghasilkan secara otomatis dengan cepat gambar-gambar yang memiliki detail menakjubkan dan dari berbagai macam gaya visual. Mereka berhasil membuat gambar-gambar yang apabila kita buat secara manual menghabiskan waktu yang sangat lama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt\">Seiring waktu berjalan, kemampuannya tersebut semakin berkembang sejalan dengan peningkatan algoritma dan model-model pengumpulan data visualnya yang semakin bertambah. Para pengembang AI generator gambar telah berhasil memanfaatkan kecerdasan buatan untuk membuat karya seni visual, desain, dan konten digital dengan cepat dan efisien. Kehadiran teknologi ini telah memperluas batas-batas kreativitas, memberikan peluang baru dalam industri seni, desain, dan hiburan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt\">Meskipun keberhasilan ini menimbulkan perdebatan terkait etika seputar otomatisasi dalam berkarya secara kreatif, namun tidak dapat disangkal bahwa AI generator gambar telah menjadi salah satu inovasi terkemuka dalam dunia teknologi modern.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt\">Kehadiran Ai generator ini juga memunculkan pertanyaan \u201cmasih perlukah menggambar di dunia dkv saat ini ?\u201d Disini saya tidak ingin menjawab pertanyaan maupun merespon perdebatan tersebut, tetapi di sini saya lebih ingin menjabarkan saja mengenai nilai positif dari menggambar bagi mereka para pelaku seni rupa, diantaranya:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"font-size: 10pt\">Gambar sebagai bahasa visual<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-size: 10pt\">Dengan menggambar kita melatih diri kita dalam berkomunikasi melalui visual. Gambar merupakan bahasa visual yang diperlukan karena gambar menjadi elemen kunci untuk menyampaikan konsep dan ide dengan lebih jelas. Kemampuan menggambar yang baik memungkinkan seorang desainer untuk mengungkapkan gagasannya secara cepat dan langsung.<\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><span style=\"font-size: 10pt\">Menggambar sebagai pencatat ide \/ penerjemah ide<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-size: 10pt\">Dengan kemampuan gambar yang baik, seseorang dapat dengan mudah dan cepat menuangkan ide-ide mereka yang bersifat abstrak dalam pikiran mereka itu ke dalam bentuk visual yang lebih mudah dipahami oleh orang lain.<\/span><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li><span style=\"font-size: 10pt\">Pengembangan ide dan kreativitas<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-size: 10pt\">Aktivitas menggambar merangsang otak untuk berpikir kreatif melaui asupan yang didapat dari memori otot yang kita latih dengan menggambar. Hal ini membantu mengembangkan kemampuan kita untuk berpikir &#8220;out of the box,&#8221; memicu ide-ide baru, dan melatih kemampuan berpikir inovatif dalam membuat karya visual.<\/span><\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li><span style=\"font-size: 10pt\">Aktivitas peningkatan pengamatan<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-size: 10pt\">Proses menggambar memerlukan pengamatan terhadap objek secara cermat dan mendetail. Ini dapat membantu meningkatkan kemampuan mengamati dan meningkatkan kepekaan seseorang terhadap lingkungan sekitarnya.<\/span><\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li><span style=\"font-size: 10pt\">Peningkatan kemampuan motorik halus<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-size: 10pt\">Menggambar melibatkan penggunaan tangan, jari, dan pergelangan tangan dalam gerakan yang halus. Ini membantu meningkatkan koordinasi dan kontrol motorik halus, yang bermanfaat untuk berbagai aktivitas sehari-hari.<\/span><\/p>\n<ol start=\"6\">\n<li><span style=\"font-size: 10pt\">Ekspresi Diri<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-size: 10pt\">Menggambar adalah salah satu cara paling langsung untuk mengekspresikan perasaan, mood, dan imajinasi kita. Melalui gambar, kita dapat menyampaikan dan menuangkan perasaan kita ke dalam sebuah bidang datar melalui aktivitas menggambar.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt\">Pada Praktiknya, menggambar di DKV bukan hanya diperuntukan sebagai kegiatan untuk menghasilkan gambar sebagai hasil akhir saja. Menggambar di DKV merupakan rangkaian aktivitas dengan bermacam nilai positif yang diperuntukan sebagai proses berkarya dan pemicu ide-ide kreatif. Pada akhirnya yang dapat menjawab pertanyaan mengenai masih perlu atau tidaknya menggambar di dunia DKV adalah teman-teman sendiri sebagai pelaku di dunia DKV itu sendiri. Seberapa sering teman-teman menggambar? Seberapa sering teman-teman melibatkan menggambar dalam proses berkarya?<\/span><\/p>\n<p><em><span style=\"font-size: 8pt\">Image : Tytton Sishertanto<\/span><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam beberapa waktu terakhir ini, kehadiran dan perkembangan pesat teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam bidang generator gambar telah meramaikan dunia seni visual. AI seperti Midjourney, Leonardo AI, Dell-e, maupun Sora mampu menghasilkan secara otomatis dengan cepat gambar-gambar yang memiliki detail menakjubkan dan dari berbagai macam gaya visual. Mereka berhasil membuat gambar-gambar yang apabila kita buat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":410,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[6,13,10,3,7,5,4,9,23],"class_list":["post-5","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-ai","tag-binus","tag-design","tag-dkv","tag-drawing","tag-gambar","tag-menggambar","tag-visual","tag-visual-communication"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/satu.ac.id\/bandung\/dkv\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/satu.ac.id\/bandung\/dkv\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/satu.ac.id\/bandung\/dkv\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/satu.ac.id\/bandung\/dkv\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/satu.ac.id\/bandung\/dkv\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/satu.ac.id\/bandung\/dkv\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":411,"href":"https:\/\/satu.ac.id\/bandung\/dkv\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5\/revisions\/411"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/satu.ac.id\/bandung\/dkv\/wp-json\/wp\/v2\/media\/410"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/satu.ac.id\/bandung\/dkv\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/satu.ac.id\/bandung\/dkv\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/satu.ac.id\/bandung\/dkv\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}